Tips Investasi

Maksimalkan Tunjangan Hari Raya untuk Investasi

Tunjangan Hari Raya sudah masuk rekening, sudah ada rencana buat belanja besar? Atau masih bingung mau dipakai untuk apa? Nggak ada salahnya kalau pakai THR kamu untuk investasi.

Memaksimalkan THR untuk investasi bertujuan agar masyarakat mulai terbiasa untuk menyisihkan dana investasi untuk memiliki masa depan yang aman, sehingga jika menerima dana bonus, tidak serta-merta berhasrat untuk membeli kebutuhan konsumtif yang sifatnya hanya untuk kepuasan diri sementara.

Memanfaatkan THR untuk berinvestasi merupakan pilihan yang bijak. Sebab investasi sangat bermanfaat untuk menghadapi masa depan yang belum pasti.

Tetapi, sebelum berinvestasi, kamu harus tau apa yang dibeli dan tau bagaimana melihat investasi yang baik, atau tidak. Sebelum menempatkan uang THR untuk berinvestasi, pastikan kebutuhan rutin bulanan terpenuhi.

Selain itu, sebisa mungkin pendapatan tahunan digunakan untuk pengeluaran tahunan dan pendapatan bulanan untuk pengeluaran bulanan. Idealnya, jumlah yang diinvestasikan adalah 50% dari dana THR.

Nah, bagaimana caranya memaksimalkan tunjangan hari raya untuk investasi?

Langsung ditabung

Itung-itung kamu bisa menjadikan tabungan tersebut sebagai investasi jangka panjang. Daripada menghabiskannya hanya untuk barang-barang baru yang bisa dipakai saat liburan hari raya, mending sisihkan THR mu untuk sesuatu yang lebih penting di masa depan.

Tapi sekalipun kamu emang mau simpan THR kamu buat tabungan, bukan berarti kamu jadinya pelit ngasih THR ke sanak saudaramu ya. Seenggaknya sisihkanlah sebagian untuk dibagi-bagi ke beberapa keluarga yang kamu temui di hari raya ini.

Sisihkan setidaknya 10 % dari THR Anda untuk ditabung atau dijadikan investasi. Dengan begitu, anda dapat menggunakannya untuk keperluan di masa mendatang.

Buat rencana pengeluaran

Nggak ada salahnya kamu mulai menetapkan pos pos apa saja sih yang perlu dipersiapkan untuk menggunakan uang THR tersebut dengan bijak dari sekarang. Contohnya, pos belanja makanan, pos THR untuk keponakan yang masih cilik-cilik, atau bahkan pos belanja baju. Biar nantinya cukup, nggak perlu nombok atau bahkan ada sisa.

Utamakan kebutuhan

Wajar kalau kamu masih harus memenuhi kebutuhan pribadi, dan di sisi lain, kamu juga ingin membahagiakan keluarga besar dengan membantu memenuhi kebutuhan mereka saat bersilaturahmi, memberikan ‘salam tempel’ kepada keponakan dan sanak saudara lainnya, begitu pun biaya untuk beragam acara yang mungkin terselenggara saat merayakan Lebaran di kampung halaman.

Ingatlah baik-baik, bahwa sesuai namanya, fungsi THR sesungguhnya adalah untuk memenuhi kebutuhan hari raya. Sebelum kalap, sebaiknya kamu membuat daftar prioritas yang harus dipenuhi dengan uang THR. Setelah itu, barulah kamu alokasikan dana untuk kebutuhan-kebutuhan penting tersebut.

Tidak untuk berhutang

Euforia dapat tunjangan hari raya jangan sampai bikin kamu “buta”! Namanya aja tunjangan hari raya, ya dipakai untuk hari raya, tapi seperlunya, bukan malah untuk bikin cicilan baru.

Merayakan hari raya bersama keluarga besar terkadang dijadikan ajang pamer, ya nggak? Sampai harus rela-relain THR buat bayar DP motor atau mobil baru padahal kamu belum tentu bisa bayar cicilannya. Jangan sampai laper mata gara-gara dapet gaji ke-13 ya!

Simpan direkening berbeda

Punya banyak rekening memang nggak ada salahnya kok selagi kamu pakai dengan cara yang benar, salah satunya untuk tabungan. Sebelum membuat rekening berbeda, pastikan bank atau rekening yang kamu pilih emang cocok untuk kamu jadikan tempat menabung atau mungkin buat dana darurat kamu.

Nah, untuk investasi reksadana yang aman dan praktis, kamu harus coba Bibit.id! Kini sudah bisa bayar pakai GO-PAY dan virtual account lho! Download sekarang!

Faktor Penyebab Naik Turunnya Harga Reksadana

Faktor Penyebab Naik Turunnya Harga Reksadana

Dalam berinvestasi sebaiknya kamu perlu mengetahui dasarnya seperti apa penyebab reksa dana tersebut naik dan turun.

Reksa dana sendiri adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi, ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi atau surat utang, instrumen pasar uang dan uang tunai.

Read More

5 Alasan Milenial Harus Investasi di Reksadana

5 Alasan Milenial Harus Investasi di Reksadana

Milenial adalah generasi high technology dan memiliki mobilitas padat membuat kebanyakan aktivitasnya bergantung pada internet dan smart phone. Sehingga ingin segala sesuatu harus dilakukan cepat dan mudah.

Mereka sekarang sudah mulai untuk investasi, tetapi rata-rata masih pemula dan belum memiliki kemampuan investasi yang besar. Jadi mereka mencari investasi yang sesuai kebutuhannya tersebut.

Read More

Ini Alasan Kenapa Kamu Sulit Jadi Orang Kaya

Ini Alasan Kenapa Kamu Sulit Jadi Orang Kaya

Pasti kamu sering mendengar pepatah “Menabung Pangkal Kaya”, sebenarnya itu tidak salah tetapi jika kamu berharap untuk kaya hanya dengan menabung saja itu yang salah.

Karena ternyata kebiasaan orang kaya itu selain menabung tetapi juga investasi. Pernah denger kan “orang kaya makin kaya”. Karena mereka percaya bahwa investasi adalah kendaraan untuk mencapai tujuan dan menanamkan uang mereka di properti, seni, bisnis, dan investasi lain.

Read More

Kamu Pekerja Freelance? Ini Pilihan Investasi Alternatif Deposito

Kamu Pekerja Freelance? Ini Pilihan Investasi Alternatif Deposito

Seorang freelancer bisa rentan terhadap masalah keuangan di masa depan jika tidak bisa mengelola pemasukan dengan benar. Salah satu solusi untuk mengamankan keuangan di masa depan adalah dengan berinvestasi. Dengan pendapatan yang tidak menentu seperti ini, invetasi seperti apa yang dapat dilakukan seorang pekerja freelance?

Read More