Tidak Semua Dana yang Tersimpan Sedang "Bekerja"
Coba lihat kembali portofoliomu.
Berapa banyak alokasi dana yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari hingga dana darurat? Dan berapa yang sebenarnya hanya mengendap di rekening?
|
FACT CHECK
Pertumbuhan simpanan <Rp100 juta (YoY)
|
Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mencatat simpanan dengan tiering di bawah Rp100 juta tumbuh 5,16% YoY pada Juni 2026 (vs Maret 2026: 1,84% YoY). Menurut LPS, segmen ini mayoritas didominasi simpanan milik perorangan atau rumah tangga.
→ Pertumbuhan simpanan ini mengindikasikan bahwa masyarakat masih banyak menempatkan dananya di tabungan bank.
Dana yang menganggur (idle money) di rekening bank bisa dikembangkan lagi di aset lain yang tetap bisa menjaga stabilitas dengan potensi return lebih optimal sekaligus fleksibel.
Diversifikasi Dana Tabungan untuk Optimalkan Return
Mulai dari membagi dana berdasarkan kebutuhannya:
Dana di rekening bank untuk kebutuhan harian.
Reksa Dana Pasar Uang untuk optimalkan dana idle hingga dana darurat di aset stabil dan bisa cair instan.
Obligasi FR untuk raih kepastian return dengan tenor pendek (2 tahun).
Top Reksa Dana Pasar Uang
✔ Return historis lebih tinggi dibanding bunga tabungan.
✔ Return sudah bebas pajak.
✔ Bisa cair instan dengan Pencairan Instan+ di Bibit.
| Top Reksa Dana Pasar Uang di Bibit | |||||||||||||||
|
|||||||||||||||
|
Return reksa dana per 13 Agustus 2026.
Berdasarkan data historis, tidak menjamin kinerja di masa depan. |
Obligasi FR
✔ Kepastian return yang bisa dikunci hingga jatuh tempo.
✔ Passive income rutin dari kupon yang dikirim tiap 6 bulan.
✔ Bisa dijual kapan saja di pasar sekunder.
| Top Obligasi FR Jangka Pendek di Bibit | ||||||||
|
||||||||
|
Yield per 14 Agustus 2026
|
Disclaimer: Konten ini hanya dibuat untuk tujuan edukasi dan bukan rekomendasi untuk beli/jual produk investasi tertentu. Always do your own research.
