Apakah kamu pernah melihat sebuah saham ramai di berita dengan tren positif dan merasa bahwa saham tersebut bagus untuk dibeli? Ini adalah contoh dari Availability Bias.
Availability bias terjadi ketika mengandalkan informasi yang sedang ramai dibicarakan dan mudah diingat, lalu langsung menjadikannya dasar keputusan investasi.
Padahal, informasi tersebut belum tentu mencerminkan gambaran pasar yang sebenarnya.
Today’s Bull Run Doesn’t Guarantee Tomorrow’s Profit
Contoh lain: misalnya market bullish dengan banyak berita saham yang mengalami kenaikan. Lalu investor jadi ingin beli saham tersebut karena merasa semua orang membicarakannya.
Here comes the potential problem: tren positif ini belum tentu berlanjut. We don’t know what will happen next, is it a bull or bear market? Sulit untuk memprediksi pasar saham bullish sampai berapa lama lagi.
Key Takeaways
Jangan hanya terfokus pada satu aset investasi hanya karena memiliki tren positif sebelumnya. Sebaiknya, sesuaikan investasi dengan profil risiko dan tujuan investasi.
Diversifikasi investasi sesuai profil risikomu. Misalnya, jika memiliki profil risiko cenderung konservatif atau moderat bisa mempertimbangkan aset investasi yang stabil seperti Reksa Dana Pasar Uang dan SBN Retail.
Fokus pada fundamental: saham bisa dipertimbangkan untuk aset long-term growth. Namun investor juga tetap perlu menganalisis kualitas saham, bukan hanya karena mengikuti tren.
Pilihan Aset untuk Stabilkan Portofoliomu
1. Reksa Dana Pasar Uang: Aset Stabil, Return Dihitung Harian
Data reksa dana per 28 Agustus 2025,
Berdasarkan data performa historis reksa dana, tidak menjamin kinerja masa depan.
2. SBN Retail SR023: Kepastian Return yang Cair Tiap Bulan Tanggal 10
SBN Retail Syariah SR023 bisa dibeli di Bibit hingga 15 September 2025 pukul 12.00 WIB. Dapatkan fixed rate return yang cair tiap bulan, bisa jadi sumber passive income yang pasti. Berikut ini simulasi passive income yang bisa didapatkan dari kupon SR023.
Aset Saham untuk Investasi Long-Term Growth
Data saham per 28 Agustus 2025, *Total returns mencakup price return dan dividen yang tidak direinvestasikan.
Berdasarkan data performa historis reksa dana dan saham, tidak menjamin kinerja masa depan.
Disclaimer: Konten dibuat untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual produk tertentu. Always do your own research.