Don’t ask which asset is the best, but what role each asset plays in your portfolio.
Market bisa berubah dengan cepat. Di tengah kondisi seperti ini, yang dibutuhkan investor bukan hanya terus mengejar potensi return, tetapi juga membangun portofolio yang sesuai profil risiko & tetap bisa menjaga stabilitas dalam berbagai kondisi market.
Kenapa Aset Rendah Risiko Tetap Penting di Portofolio?
Ketika arah market tidak pasti, aset rendah risiko dapat membantu:
•
Terhindar dari emotional investing.
•
Mengurangi fluktuasi portofolio secara keseluruhan.
•
Menyediakan dana yang siap digunakan kapanpun dibutuhkan.
Mengalokasikan investasi ke aset rendah risiko menjadi strategi investasi yang dapat membantu menjaga portofolio tetap lebih stabil, sambil membuat dana tetap bekerja secara produktif.
Reksa Dana Pasar Uang: Aset Rendah Risiko yang Fleksibel Bisa Cair Instan
Dana dikelola pada instrumen pasar uang dan obligasi jangka pendek, sehingga memiliki karakteristik yang lebih stabil dibanding aset yang lebih berisiko.
✓ Return historis yang konsisten positif tiap tahun.
✓ Top Reksa Dana Pasar Uang bertanda petir hijau dan ungu bisa dicairkan instan kapan saja dalam hitungan detik.
✓ Return sudah bebas pajak.
Top Reksa Dana Pasar Uang Bibit
|
Return per 2 Juli 2026. Berdasarkan data historis, tidak menjamin kinerja di masa depan
Obligasi FR: Aset Rendah Risiko dengan Kepastian Return
✓ Kunci return pasti jika hold sampai jatuh tempo dengan tenor mulai dari 2 tahun.
✓ Pajak lebih rendah 50% dari deposito (pajak Obligasi FR 10% dan pajak deposito 20%).
✓ Passive income rutin dari kupon yang dikirim setiap 6 bulan.
Yield per 2 Juli 2026
Disclaimer: Konten ini hanya dibuat untuk tujuan edukasi dan bukan rekomendasi untuk beli/jual produk investasi tertentu. Always do your own research
