Bibit Weekly 16 Oktober 2021: Faktor yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Investasi!

unsplash-image-unRkg2jH1j0.jpg

Halo Teman Bibit, 

Minggu lalu, kita sudah memahami beragam jenis instrumen investasi. Nah, sekarang saatnya mendalami faktor yang perlu diperhatikan saat memilih investasi supaya kamu bisa mempertimbangkan jenis investasi yang paling cocok untukmu. Yuk, langsung simak pembahasannya berikut ini, ya!

Reksa Dana

Minimum investasi reksa dana sangat terjangkau, bisa dimulai dari Rp10 ribu. Karena reksa dana terbagi menjadi beberapa jenis (pasar uang, obligasi, saham, dan campuran), risiko dan return-nya bisa rendah hingga tinggi. Misalnya, reksa dana saham memiliki risiko tinggi dan return yang tinggi, sedangkan reksa dana pasar uang berisiko rendah dengan return yang juga lebih rendah. Likuiditas reksa dana juga tinggi karena bisa dicairkan kapan saja dan tidak dikenakan pajak karena bukan objek pajak. 

 

Deposito

Produk keuangan perbankan ini memiliki minimum investasi yang lumayan besar, yaitu Rp5 juta. Tapi cukup diminati karena rendah risiko bagi orang yang ingin menabung. Bunga yang ditawarkan relatif stabil, meskipun tidak terlalu tinggi. Namun likuiditasnya rendah, karena hanya bisa ditarik sesuai dengan ketentuan jatuh tempo yang disepakati (1, 3, 6, atau 12 bulan). Selain itu, perlu diperhatikan bahwa bunga deposito akan dikenakan pajak yang cukup besar, yakni 20%. Jadi kalau bunga deposito kamu 4%, maka return yang kamu dapatkan setelah pajak hanya 3,2%.

 

Obligasi

Obligasi ritel memiliki minimum investasi sebesar Rp1 juta. Sama seperti deposito, obligasi adalah investasi rendah risiko dengan return berupa kupon yang sudah ditetapkan di awal. Tapi likuiditasnya rendah karena ada jangka waktu investasi yang bahkan lebih lama dari pada deposito (sekitar 2-3 tahun). Pembayaran keuntungan kupon juga dikenakan pajak sebesar 10%.

 

Saham

Saham dijual dengan harga per lembar dan bisa dibeli minimal 1 lot (100 lembar) mulai dari Rp5 ribu/lot*. Hanya saja, perlu diingat kalau saham itu high risk, high return. Berbeda dengan deposito atau obligasi, saham memiliki risiko tinggi karena harganya berfluktuasi setiap hari. Namun likuiditasnya tinggi karena bisa dijual kapan saja pada saat jam perdagangan bursa saham. Investasi saham juga dikenakan pajak final sebesar 0.1 % pada saat melakukan penjualan.

*Untuk saham dengan harga Rp50 per lembar

 

Emas

Dalam berinvestasi emas batangan, kamu harus mempersiapkan dana minimum sekitar Rp 900 ribu untuk per gramnya. Namun emas menjadi investasi rendah risiko karena harganya cenderung naik di tengah inflasi. Return investasi emas akan semakin meningkat jika dilakukan dalam jangka waktu yang panjang. Emas juga mudah untuk dicairkan menjadi uang tunai. Tapi di setiap penjualan emas akan dikenakan pajak sebesar 1.5%.

Jadi sekarang sudah paham kan berbagai faktor untuk dipertimbangkan dalam memilih investasi? Bisa simpulkan kalau reksa dana merupakan paket investasi komplit mencakup saham, obligasi, dan deposito dengan minimum investasi terjangkau yang bisa kamu cairkan kapan saja dan tidak dikenakan pajak.


Kabar Indonesia

  • Rupiah berpotensi jadi mata uang berkinerja terbaik di Asia tahun 2021. Diuntungkan dari krisis energi global yang telah mengguncang banyak negara. Rupiah naik 1,3% pada kuartal ketiga.

  • Neraca perdagangan Indonesia surplus 16 bulan berturut. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di Triwulan II-2021 sebesar 7,07% (yoy) menjadi momentum pemulihan yang memberikan optimisme bagi seluruh pelaku ekonomi.

  • Industri produk halal terus memberikan nilai tambah bagi perekonomian selama pandemi Covid-19. Indonesia masuk lima besar negara dari 135 negara berdasarkan nilai asetnya yang mencapai US$ 3 miliar.

Poin penting:

Harapan dengan kinerja Rupiah yang baik dan Neraca Perdagangan yang surplus secara konsisten  dapat memberi efek ke pemulihan ekonomi Indonesia ke arah positif. Lalu, Industri produk halal yang memiliki banyak potensi dapat dimanfaatkan mendorong Industri Syariah di tanah air terus berkembang. 


Catatan kaki: “Someone’s sitting in the shade today because someone planted a tree a long time ago.” - Warren Buffett