Pada akhir minggu lalu, IHSG masih menunjukan penguatan yang terjadi sejak akhir bulan Januari dan ditutup menguat di angka 6.222,52. Namun, di tengah kenaikan yang positif ini, investor juga perlu mengamati resiko yang mungkin terjadi baik di pasar global maupun domestik, sehingga bisa menghindari optimisme berlebihan. Selengkapnya akan dibahas pada ulasan di bawah.
Read More
Berdasarkan SE OJK No 1/SEOJK.4/2020, bukti kepemilikan reksadana yang biasanya dikirimkan secara berkala oleh Bank Kustodian akan diupdate secara elektronik di Akses.ksei.co.id.
Read More
Setelah mengalami kejatuhan cukup besr sebelumnya, pada minggu lalu IHSG akhirnya bisa menguat dan ditutup di angka 6,151.73. Namun, angka penutupan itu belum lebih tinggi dari titik tertinggi sebelumnya. Apakah pasar akan terus naik atau tetap turun, tentu bergantung pada ekpektasi pasar kedepannya. Ekpektasi ini tidak jauh dari kondisi yang sedang terjadi di Global maupun domestik saat ini. Ulasan lengkap mengenai kondisi tersesbut akan dijelaskan disini.
Read More
Pada minggu lalu, terjadi sebuah acara yang bisa menjadi penentu arah ekonomi dunia kedepannya yaitu pelantikan Presiden Amerika yang baru. Presiden Biden diprediksi memiliki arah kebijakan yang lebih tidak proteksionis dibandingkan presiden sebelumnya, dan ini menjadi hal yang positif untuk perekonomian global kedepannya. Meski demikian, pada minggu lalu pasar sempat ditutup melemah, IHSG ditutup di level 6,307.13. Apakah penurunan ini akan berlanjut terus atau sementara saja?
Read More
Pada minggu lalu, indeks harga saham gabungan ditutup melemah di angka 6,373.41 setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak Januari 2020. Vaksin yang sudah dimulai di Indonesia, membuat beberapa investor berharap adanya kenaikan pasar yang lebih tinggi. Namun, masih adakah resiko dibalik berita baik ini?
Read More