BMRI: Bank BUMN Terbesar Berdasarkan Total Aset di Indonesia
BMRI memiliki fokus pada segmen corporate dan commercial. Per Desember 2025, total kredit BMRI mencapai Rp1.895 triliun, merepresentasikan ~22% dari total kredit domestik.
Positive Outlook 2026 & Risiko
BMRI mencatatkan laba bersih yang naik tipis +1% YoY pada 2025 berkat kinerja yang kuat pada 4Q25, setelah tertekan selama 9M25.
Laba bersih kembali diproyeksikan tumbuh pada 2026. BMRI menargetkan pertumbuhan kredit sebesar +7-9% YoY (vs. 2025: +13% YoY) dengan Net Interest Margin yang lebih rendah di level 4,6-4,8% (vs. 2025: 4,9%) seiring dengan berlanjutnya efek penurunan suku bunga BI.
Biaya operasional diproyeksikan naik mid-to-low single digit dengan biaya kredit sebesar 0,6-0,8% (vs. 2025: 0,6%).
Risiko Utama:
Perlambatan ekonomi dapat menekan pertumbuhan kredit.Kondisi ekonomi yang lemah juga berpotensi meningkatkan kredit bermasalah/macet.
Apakah Valuasi BMRI Saat ini Menarik?
Saham perbankan umumnya dinilai menggunakan Price-to-Book Value (PBV). Per 6 Februari 2026, BMRI diperdagangkan di ~1,5x forward PBV. Level ini tergolong murah secara historis karena berada di bawah rata-rata (mean) historisnya selama 10 tahun, yakni ~1,7x PBV.
Valuasi ini juga tergolong murah dengan potensi dividend yield 7,6–8,1% per tahun.
Secara historis, BMRI konsisten membagikan dividen selama 18 tahun berturut-turut (tahun buku 2008-2024).
Berdasarkan estimasi konsensus, BMRI diproyeksikan menghasilkan laba per saham sebesar Rp587,7 dari tahun buku 2026. Dengan asumsi rasio pembagian dividen sebesar 65–70%, potensi dividen tahun buku 2026 adalah Rp382–411 per saham. Pada harga Rp5.050 (per 6 Februari 2026), potensi dividend yield mencapai 7,6–8,1% per tahun.
Meskipun rasio pembagian dividen BMRI tidak pernah lebih rendah dari 60% dalam 5 tahun terakhir (tahun buku 2020-2024), rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio) tetap bertahan di atas level 19%. Hal ini menunjukkan kapasitas BMRI untuk tetap membagikan dividen minimal 60% tanpa mengganggu permodalan untuk bertumbuh.
Bagaimana dengan Potensi Capital Gain?
Dengan asumsi BMRI dapat kembali diperdagangkan pada valuasi mean (PBV 1,7x), terdapat potensi capital gain sekitar +13%.Dalam 3 tahun ke depan (2025-2028), laba bersih BMRI diproyeksikan tumbuh dengan CAGR +6,3%, berdasarkan estimasi konsensus, yang mana merupakan potensi upside lain di luar upside valuasi.
Saham Ini Cocok untuk Siapa?
BMRI bisa menjadi pertimbangan bagi investor yang:
✓ Mencari alternatif passive income dari dividen, dengan potensi yield lebih tinggi dari obligasi pemerintah jangka panjang (~6,5%).
✓ Tetap ingin potensi capital gain dari prospek pertumbuhan bisnis yang moderat (5-15% per tahun).
Writer: Bibit Investment Research Team
Disclaimer: Konten ini hanya dibuat untuk tujuan edukasi dan bukan rekomendasi untuk beli/jual produk investasi tertentu. Semua keputusan investasi nasabah mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas investasi tersebut. Seluruh risiko investasi bukan merupakan tanggung jawab Bibit, melainkan menjadi tanggung jawab masing–masing nasabah. Always do your own research.
