Secara historis, BMRI konsisten membagikan dividen selama 18 tahun berturut-turut (tahun buku 2008-2024). Berdasarkan estimasi konsensus, BMRI diproyeksikan menghasilkan laba per saham sebesar Rp587,7 dari tahun buku 2026. Pada harga Rp5.050 (per 6 Februari 2026), potensi dividend yield mencapai 7,6–8,1% per tahun.
Read More
Titik terendah kinerja Big 4 Banks telah terlewati dan momentum mulai berbalik positif, buka peluang pemulihan level valuasi di tengah potensi dividend yield hingga ~8%. Baca analisa lengkap dari Investment Analyst Stockbit.
Read More
Setelah mencapai all–time high pada Fiscal Year 2023 (FY23), laba bersih bank berpotensi melanjutkan pertumbuhan double digit pada FY24E, didorong loan growth dengan NIM (Net Interest Margin) stabil. Performa positif pada 2023 juga terefleksikan pada harga saham emiten bank yang sebagian besar juga naik double digit.
Read More
Big 4 Banks Catat Inflow Dana Asing Rp767M Kemarin. Pada Kamis (1/2) kemarin, Big 4 Banks mencatatkan foreign net inflow harian sebesar Rp767 M secara kumulatif, dengan BBCA meraih foreign net inflow lebih dari Rp500 M dan BMRI menjadi satu-satunya yang mencatat foreign net outflow.
Read More
Bank Mandiri ($BMRI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp55,1 T pada 2023, tumbuh +33,7% YoY. Capaian ini di atas ekspektasi konsensus (107,4%) yang memperkirakan laba bersih 2023 di level Rp51,3 T. Pertumbuhan laba bersih BMRI didorong pertumbuhan Net Interest Income (NII) sebesar +9,1% YoY menjadi Rp96 T. Sementara itu, beban provisi turun -37,1% YoY menjadi Rp10 T, sejalan dengan tren penurunan beban provisi yang dicatatkan bank besar lain seperti Bank Central Asia ($BBCA) dan Bank Negara Indonesia ($BBNI).
Read More