Bottom telah terlewati — Siklus pemangkasan estimasi kinerja Big 4 Banks telah selesai dan ketidakpastian kebijakan pemerintah telah terefleksi pada harga saham.
Peluang pemulihan valuasi dan dividen yang atraktif — Momentum laba bersih berbalik positif sejak memasuki 4Q25. Secara historis, momentum laba bersih berkorelasi dengan pemulihan level valuasi. Potensi pemulihan ini dibarengi dividend yield atraktif dari BMRI, BBRI, dan BBNI yang mencapai ~8%, sementara BBCA ~4%.
Tren Pertumbuhan Laba Bersih (YoY) Mulai Membaik Memasuki 4Q25
Sumber: Laporan Keuangan Perusahaan
Ketidakpastian laju foreign inflow — Kami memperkirakan foreign inflow akan kembali secara gradual seiring perbaikan kinerja Big 4 Banks. Skenario bullish di mana inflow kembali secara masif membutuhkan perbaikan fundamental ekonomi yang meyakinkan.
Top Picks: BBCA dan BMRI. 2025 kembali jadi bukti ketangguhan fundamental BBCA (satu–satunya Big 4 Banks dengan laba masih bertumbuh). BMRI memiliki prospek pertumbuhan laba 2026F yang paling meyakinkan, didorong tidak hanya perbaikan sektoral namun juga company–specific factor (normalisasi opex).
Baca analisis selengkapnya dari Investment Analyst Stockbit mulai dari recap, prospek, valuasi, dividen, hingga risikonya di artikel Indo Banks: Capturing Momentum Reversal with ~8% Dividend Cushion.
Investasi saham makin praktis dengan playlist investasi di aplikasi Bibit. Mulai investasi sekarang!
Writer: Investment Analyst Stockbit
Disclaimer: Semua konten dalam artikel ini dibuat untuk tujuan informasional dan bukan
merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual saham tertentu. Always do you own research.
