SBR015 adalah Savings Bond Ritel, salah satu jenis Surat Berharga Negara (SBN) retail yang diterbitkan pemerintah dan ditawarkan khusus untuk investor individu Warga Negara Indonesia. SBR015 dikelola secara konvensional dan memberikan imbal hasil atau return berupa kupon dengan skema floating with floor, yaitu imbal hasil yang bisa naik mengikuti suku bunga acuan namun tidak akan turun dari nilai minimumnya (floor).
Imbal hasil (kupon) SBR015 cair rutin tiap bulan pada tanggal 10 langsung ke RDN. Baik imbal hasil maupun modal investasi dijamin negara melalui undang-undang, sehingga SBR015 termasuk instrumen investasi yang aman dan rendah risiko.
Berbeda dengan SBN seperti seri ORI dan SR, SBR015 tidak dapat diperjualbelikan di pasar sekunder, tapi menyediakan fasilitas early redemption untuk mencairkan sebagian dana sebelum jatuh tempo.
SBR015 bisa dibeli di Bibit pada masa penawaran yang berlangsung 28 September 2026 pukul 09.00 WIB sampai 22 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB.
Apa Arti Imbal Hasil Floating with Floor?
Skema floating with floor pada SBN seri SBR015 artinya:
Imbal hasil SBR015 mengikuti pergerakan suku bunga acuan (BI Rate) ditambah spread tetap. Jika BI Rate naik pada periode penyesuaian, imbal hasil yang kamu terima ikut naik. Penyesuaian dilakukan berkala setiap 3 bulan.
Ada tingkat imbal hasil minimum. Jadi meskipun BI Rate turun, imbal hasil SBR015 tidak akan turun di bawah floor tersebut, yaitu imbal hasil pada saat penerbitan.
Perhitungan imbal hasil SBR015 dengan BI Rate dan spread tetap:
SBR015-T2: Kupon minimal 6,75% per tahun (BI Rate 5,75% + spread tetap 1,00%)
SBR015-T4: Kupon minimal 6,85% per tahun (BI Rate 5,75% + spread tetap 1,10%)
Artinya, ada potensi imbal hasil naik saat suku bunga naik, sekaligus perlindungan agar imbal hasil tidak turun di bawah tingkat minimum. Hal inilah yang membuat SBN tipe SBR sering jadi salah satu seri SBN yang paling diminati.
Tipe Produk SBR015: Tenor 2 Tahun dan 4 Tahun
SBR015 tersedia dalam 2 pilihan tenor yang bisa kamu sesuaikan dengan jangka waktu investasi:
Keduanya memiliki imbal hasil floating with floor dan membayar kupon tiap bulan tanggal 10. Tenor 2 tahun cocok untuk jangka pendek sampai menengah, sedangkan tenor 4 tahun memberi imbal hasil awal lebih tinggi untuk jangka yang lebih panjang.
Simulasi Passive Income Bulanan
Kupon SBR015 cair rutin tiap bulan tanggal 10 langsung ke RDN Wallet. Simak perhitungan passive income yang bisa kamu dapatkan tiap bulan:
Imbal Hasil SBR015 Lebih Tinggi dari Deposito
Setelah pajak, net imbal hasil SBR015-T2 lebih dari dua kali lipat net bunga deposito bank umum yang dijamin LPS.
Imbal hasil SBR015 lebih tinggi dari bunga deposito bank umum yang dijamin LPS
Pajak SBN lebih rendah 50% dibandingkan deposito bank (pajak SBN 10% dan pajak deposito 20%).
Setelah pajak, net imbal hasil SBR015-T2 sebesar 6,08% p.a., lebih dari dua kali lipat net deposito yang hanya 3,00% p.a.
Keduanya sama-sama termasuk instrumen rendah risiko, tapi imbal hasil SBR015 lebih tinggi dengan pajak yang lebih rendah, dan masih bisa naik jika suku bunga acuan (BI Rate) naik.
Keunggulan Investasi SBN (SBR015)
Imbal hasil bisa naik, anti turun: Skema floating with floor membuat imbal hasil berpeluang naik saat suku bunga naik, tapi tetap terlindungi karena tidak turun dari floor.
Imbal hasil tertinggi untuk seri SBR sejak 2020: Dengan 6,75% (T2) dan 6,85% (T4), imbal hasil SBR015 jadi yang tertinggi di antara seri SBR sejak 2020.
Aman, dijamin undang-undang: Imbal hasil dan modal investasi dijamin negara untuk nominal berapapun.
Passive income bulanan: Kupon cair otomatis tiap bulan tanggal 10, tanpa perlu pantau market.
Imbal hasil lebih tinggi dari deposito, pajak lebih hemat: Pajak kupon SBN 10%, setengah dari pajak deposito 20%.
Ada fasilitas early redemption: SBR015 tidak dapat diperjualbelikan di pasar sekunder, tapi kamu bisa mencairkan sebagian dana investasi (maksimal 50%) pada periode yang sudah ditentukan [periode early redemption].
Rendah risiko dan low-effort: Cocok sebagai alternatif mengoptimalkan dana dengan imbal hasil lebih tinggi dari deposito.
Cara Beli SBR015 di Bibit
Berikut cara beli SBN secara online di aplikasi Bibit:
Registrasi: Registrasi akun Bibit, lalu upgrade ke Bibit Plus (gratis). Jika belum punya SID saat registrasi, kamu akan diarahkan untuk membuat terlebih dulu Registrasi akun Bibit, lalu upgrade ke Bibit Plus
Pilih Tenor: Dari halaman home di aplikasi, klik menu “SBN Retail” kemudian pilih tenor yang diinginkan
Pemesanan: Masukkan nominal pembelian dan klik “Beli Sekarang”
Pembayaran: Bayar dengan RDN Wallet (agar tidak perlu pindah aplikasi) atau metode pembayaran lainnya
Konfirmasi Transaksi: Cek status pembayaran hingga berhasil.
Investasi SBN di Bibit tidak dikenakan biaya tambahan apapun. Jadi return kamu bisa tumbuh lebih optimal. Berbeda dengan beberapa bank besar bisa me seperti biaya penyimpanan (custodian fee) dan biaya transaksi.
Kenapa Beli SBR015 di Bibit?
Mudah Diakses, Tersedia 24/7
Beli SBN SBR015 di Bibit secara online di aplikasi Bibit kapan saja termasuk hari libur.
Transaksi Lebih Mudah Pakai RDN
Beli SBN makin praktis dengan RDN, tanpa perlu pindah aplikasi atau harus ke ATM.
Bebas Fee Transaksi
Tidak ada biaya tambahan apapun (biasanya ada biaya custodian fee jika beli SBN lewat Bank).
Imbal Hasil Cair Bulanan Langsung ke RDN
Memudahkan pengguna Bibit untuk reinvestasi ke reksa dana atau aset investasi lainnya agar bisa mengoptimalkan imbal hasil.
Ada Cashback
Beli SBR015 jadi lebih untung dengan cashback khusus untuk pengguna Bibit.
Bibit Raih Penghargaan dari Kementerian Keuangan
Bibit konsisten meraih penghargaan dari Kementerian Keuangan Indonesia sebagai Mitra Distribusi Terbaik SBN Ritel selama 4 tahun berturut-turut sejak 2022 - 2025.
