5 Alasan Milenial Harus Investasi di Reksadana

milenial.jpg

Milenial adalah generasi high technology dan memiliki mobilitas padat membuat kebanyakan aktivitasnya bergantung pada internet dan smart phone. Sehingga ingin segala sesuatu harus dilakukan cepat dan mudah.

Mereka sekarang sudah mulai untuk investasi, tetapi rata-rata masih pemula dan belum memiliki kemampuan investasi yang besar. Jadi mereka mencari investasi yang sesuai kebutuhannya tersebut.

Sebenarnya ada investasi yang cocok untuk generasi milenial seperti kamu yaitu reksadana. Kenapa reksadana?

Tidak butuh modal banyak

Hanya dengan Rp 100.000, kamu sudah bisa mulai berinvestasi di reksadana. Selain dana yang relatif kecil, reksadana juga tidak dikenakan pajak sehingga keuntungan dari investasi reksadana bisa diterima tanpa potongan.

Cocok untuk pemula

Reksadana juga aman untuk pemula, karena uang yang kamu setor ke reksadana akan dikelola oleh Manajer Investasi sehingga kamu tidak perlu repot repot lagi untuk memantau investasimu, cukup ambil saja ketika nominalnya sudah sesuai dengan tujuanmu.

Banyak pilihan sesuai profil resiko

Setiap orang pasti memiliki resiko yang berbeda-beda. Ada yang tahan dengan resiko, ada juga yang sangat kecil menoleransi resiko (baru minus dikit udah deg-degan). Nah, reksadana mempunyai berbagai macam pilihan dari pasar uang yang kecil resiko hingga saham yang relatif besar resikonya.

Lebih tinggi dari inflasi

Sudah pada tahu kan, inflasi membuat harga menjadi meningkat. Contohnya uang 50.000 sekarang bisa beli kopi tapi 10 tahun belum tentu bisa. reksadana mempunyai keuntungan diatas inflasi, jadi kita tidak akan kehilangan nilai uang di masa depan.

Kemudahan bertransaksi

Generasi milenial pasti segala sesuatunya ingin mudah diakses dengan internet, terutama lewat smart phone. Reksadana sekarang sudah bisa dibeli dan dijual hanya lewat smart phone tanpa harus dateng atau antri untuk membeli reksadana.

Gimana udah mau beli reksadana? Tapi bingung belinya dimana? Download Bibit sekarang, rasakan kemudahan investasi masa kini.

5.png