Bibit Weekly 13 November 2021: Raup Cuan dari Nabung Rutin Reksa Dana Obligasi

Halo Teman Bibit, 

Minggu lalu, kita sudah mempelajari studi kasus dari nabung rutin di reksa dana pasar uang (RDPU). Sekarang, kita akan membahas hasil dari nabung rutin di reksa dana obligasi (RDO). Di studi kasus ini, kita akan melihat performa rata-rata 3 produk RDO unggulan di aplikasi Bibit. Langsung simak penjelasannya berikut ini, ya!

*Rata- rata harga NAB tanggal 1 tiap bulan

Dari grafik ini, kita dapat melihat kalau pergerakan RDO cukup fluktuatif dari Januari 2020 sampai Oktober 2021. Nah, kalau kita nabung rutin di RDO dalam periode tersebut, bagaimana ya hasilnya? 🧐

Tabel akumulasi perkembangan portofolio

Tabel ini memperlihatkan bahwa dana yang terkumpul jika kamu nabung rutin Rp 500 ribu per bulan selama setahun dari Januari 2020 hingga Januari 2021 maka portofoliomu menjadi Rp 7 juta. Kemudian, ketika kamu melanjutkan nabung rutin sebesar Rp 500 ribu per bulan sampai Oktober 2021, maka total dana yang akan kamu dapatkan menjadi Rp 11,9 juta dengan return sebesar 8,23%!

Padahal kalau kita lihat di grafik, penurunan yang cukup signifikan terjadi dari Maret 2020 ke April 2020. Saat itu memang pandemi Covid-19 baru terjadi dan mengguncang pasar dalam negeri maupun internasional. Tapi seiring berjalannya waktu, performa RDO kembali naik dan semakin membaik.  

Pergerakan RDO memang tidak selalu mengalami kenaikan seperti di RDPU. Hal ini bisa dikarenakan adanya perubahan suku bunga acuan dan berbagai faktor lainnya. Oleh karena itu, RDO memiliki tingkat risiko investasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan RDPU. 

Dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa nabung rutin atau strategi Dollar Cost Averaging (DCA) di RDO tetap mampu memberikan keuntungan meskipun di tengah situasi yang tidak stabil dan sempat mengalami penurunan harga.

Di sisi lain, jika kamu menggunakan metode lump sum dengan menempatkan seluruh modal investasi sejak Januari 2020 sebesar Rp 11 juta, maka dana kamu akan berkembang menjadi Rp 12,8 juta dengan total return 17,10%. Strategi lump sum lebih menguntungkan meskipun performa RDO dalam periode tersebut cukup berfluktuasi, karena modal sudah ditempatkan dari awal sehingga uangnya bekerja lebih lama. Ini juga dikenal sebagai prinsip compounding

Jadi pilihlah strategi investasi yang paling sesuai dengan budget kamu. Metode lump sum bisa kamu terapkan saat berinvestasi RDO kalau kamu sudah memiliki modal besar di awal. 

Alternatifnya, kamu juga bisa menabung rutin tiap bulan secara konsisten dimulai dari modal yang lebih kecil. Ayo gabung jadi generasi nabung rutin! Biar makin untung, aktifin fitur Autodebit Jago di Bibit dan dapatkan cashback dengan nabung rutin selama 6 minggu berturut-turut.

Penjelasan nabung rutin di RDPU & RDO sudah dibahas. Lalu gimana hasilnya kalau nabung rutin di reksa dana saham? Temukan jawabannya di Bibit Weekly minggu depan ya! 

Disclaimer on:

Kinerja yang ditampilkan di atas bukanlah rekomendasi melainkan berdasarkan data pada kinerja 2020-2021 yang tidak menjamin kinerja di masa depan.


Kabar Indonesia

  • Kementerian Keuangan akan mengalokasikan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk BUMN sebesar Rp35,5 triliun pada 2022. Ada tujuh BUMN yang akan mendapatkan PMN tersebut yakni Hutama Karya, Waskita Karya, Penjaminan Infrastruktur Indonesia, Sarana Multigriya Finansial, Adhi Karya, Perum Perumnas, dan PLN.

  • Pemerintah akan mengintegrasikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Rencananya, integrasi NIK menjadi NPWP akan berlaku mulai 2023.

  • Induk usaha Google, Alphabet memproyeksikan ekonomi digital negara di Asia Tenggara mencapai US$1 triliun atau setara dengan Rp14 ribu triliun pada 2030. Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar di Asia Tenggara diproyeksi memberikan kontribusi 40 persen.


Poin penting:

Pemerintah terus membuat inisiatif untuk menstabilkan perekonomian Indonesia. Di sisi lain, ekonomi digital Indonesia pun mulai unjuk gigi dengan mencatatkan kenaikan. Nah, gabungan kedua hal ini membuat perekonomian Indonesia tercatat stabil. Sehingga, kamu tidak perlu mengkhawatirkan portofolio investasimu dan terus menabung di Bibit, ya!


Talkshow Bibit Academy: Strategi Investasi Tanpa Ribet, Emang Ada?


Catatan kaki: “Never stop investing. Never stop improving. Never stop doing something new”- Bob Parsons