Pecinta Kopi, Ini Tips Berhemat Agar Punya Dana Pensiun

pexels-photo-374592.jpeg

Nongkrong dan ngopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup kaum milenial. Menghabiskan waktu untuk mengerjakan tugas ataupun hanya sekedar ngobrol santai dan menghabiskan waktu di coffee shop kekinian menjadi sebuah trend.

Namun apakah trend ngopi ini menjadikan seorang milenial boros ? 

Yuk coba dihitung, jika dalam satu hari kaum melenial membeli segelas kopi katakanlah seharga 35 ribu maka, dalam satu bulan milenial dapat menghabisakan Rp. 1,050,000 dan dalam satu tahun menjadi Rp.12,600,000 hanya untuk membeli kopi.

waw cukup menguras kantong bukan? ini belum termasuk biaya pelengkap lain seperti cemilan, kue, parkir motor, mobil atau biaya ojol yang kamu keluarkan untuk mendapatkan segelas kopi tersebut.

Sudah saatnya kamu harus berhemat dan menyiapkan dana pesiun untuk masa depanmu.

Apakah kebiasaan ngopi ini harus di hentikan ?

Dalam berhemat bukan berarti mengakhiri kesenanganmu atau jadi pelit, kamu hanya perlu mengurangi kebiasaan ngopimu menjadi 2 hari sekali saja.

sisanya kamu alihkan ke dana pensiun sebesar 525 ribu perbulan dalam bentuk reksa dana saham, simak perhitungannya seberapa dampak kamu berinvestasi dari segelas kopi :

Rp.525,000_bulan (Rutin selama 20 tahun Asumsi bunga 15% pertahun Tahun Ke-1 _ Rp.6,300,000(15%)-_ 7,245,000 Tahun Ke-2 _ 13,545,000 (15%)-_ (1).png

Apakah kamu tertarik ? Yuk mulaialah hidup berhemat dan melek secara financial!.

Rencanakan keuangan masa tuamu dengan mulai menabung Reksa Dana Saham sedini mungkin.

Hidup itu seperti secangki kopi kamu perlu tambahin gula, untuk membuatnya menjadi manis

Investasi Reksa Dana secara otomatis di Bibit , Mulai Investasi sekarang juga


“Share artikel ini jika menurut kamu bermanfaat dan ajak teman kamu yang masih belum melek finansial untuk tumbuh bersama bibit :)

10,000.png