Bibit Weekly Newsletter 19 Juli 2021: BI Revisi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

unsplash-image-mAxA2OmTmKA.jpg

Halo Teman Bibit,

Bank Indonesia merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2021 dari 4,1%- 5,1% menjadi 3,8%. 

Gubernur BI, Perry Warjiyo menyampaikan proyeksi pertumbuhan 3,8% dengan asumsi PPKM darurat dijalankan selama 1 bulan dan berhasil menurunkan kasus COVID-19. Selain itu, diperkirakan tingkat inflasi tahun 2021 berada dibawah titik tengah target BI sebesar 3%. 

Di sisi lain, Bank Indonesia tetap mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dan menjaga stabilisasi nilai tukar rupiah

Poin Penting:

Perpanjangan PPKM darurat masih dievaluasi oleh Pemerintah. Jika diperpanjang Bank Indonesia berpotensi merevisi ulang pertumbuhan ekonomi Indonesia.


Kabar Indonesia

  • Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus neraca perdagangan Indonesia pada semester I 2021 sebesar US$ 11,86 miliar. Surplus didorong oleh performa ekspor lebih tinggi daripada impor. Rinciannya nilai ekspor sebesar US$ 102,87 miliar dan nilai impor sebesar US$ 91,01 miliar. (sumber: Bank Indonesia)

  • Penjualan ritel mobil Indonesia semester I/2021 naik 33,5% dari periode sama tahun 2020. Jumlah penjualan mencapai 387 ribu unit. Pendorongnya adalah insentif PPnBM 100% diperpanjang hingga Agustus 2021. 

  • Perpanjangan PPKM Darurat masih dievaluasi oleh Pemerintah. Indikator dengan melihat perkembangan penambahan kasus konfirmasi dan bed occupancy rate. Jika turun maka dilakukan relaksasi. 

  • Pemerintah memberi tambahan bansos sebesar Rp 39,19 triliun untuk masyarakat. Salah satu bentuknya, pemberian beras bulog 10 kg untuk 18,9 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dan bantuan sosial tunai kepada 10 juta KPM. (sumber: kontan)

Poin Penting:

Selama negara tersebut masih ada, dikelola dengan baik, dan potensi pertumbuhan jelas yang turun masih bisa naik kembali seperti crash di tahun 2008. Saat ini, Pemerintah dan Bank Indonesia bekerja sama untuk mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional.


Tips Investasi

Kamu bisa memilih Reksa Dana favorit kamu dengan mengklik tanda bintang pada kanan atas hingga berwarna kuning. Setelah itu, bisa pantau di daftar favorit dan ganti rekomendasi Robo Advisor dengan reksa dana favorit kamu. Selengkap klik disini.

Image from iOS (4).jpg
Image from iOS (5).jpg

catatan kaki:  "Don't look for the needle in the haystack. Just buy the haystack!" — John Bogle