Namun investor harus memperhatikan, bahwa imbal hasil instrumen cash seperti deposito akan ikut turun saat siklus pemangkasan suku bunga terjadi. Hal ini terbukti dari tren historis, di mana pada siklus-siklus pemangkasan suku bunga sebelumnya, rate deposito selalu turun, bahkan menjadi lebih rendah dibandingkan sebelumnya. Baca selengkapnya!
Read More
Meski harga obligasi sudah meningkat 2-5% selama 3 bulan ke belakang, imbal hasil obligasi masih menarik. Ini karena melebarnya perbedaan imbal hasil antara obligasi dan rata-rata deposito. Selain itu, pajak obligasi 50% lebih rendah dibandingkan deposito. Baca data selengkapnya!
Read More
Melihat IHSG yang masih dapat menguat meski terjadi net foreign outflow, menurut kami, ruang penguatan lanjutan masih terbuka seiring dengan potensi kembalinya minat investor asing secara lebih meyakinkan.
Read More
Mengacu kepada konsensus pasar yang memperkirakan FFR (Federal Funds Rate) akan dipangkas lebih banyak dibanding BI Rate, perbedaan BI Rate dan FFR akan meningkat hingga akhir tahun. Hal ini berpotensi meningkatkan net foreign inflow pasar modal Indonesia, sehingga menguntungkan instrumen saham dan obligasi. Baca selengkapnya!
Read More
Penurunan suku bunga, baik BI Rate maupun FFR, secara historis menguntungkan kinerja Reksa Dana Obligasi melalui peningkatan aliran modal asing serta kenaikan harga obligasi. Baca selengkapnya!
Read More